Pengertian dan Contoh Desain Interior Gaya Urban

Masyarakat perkotaan cenderung lebih dinamis dan mobile disbanding dengan masyarakat pedesaan. Biasanya masyarakat  perkotaan adalah para pendatang atau urban. Urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota biasanya dipengaruhi oleh factor ekonomi. Di perkotaan ada lebih banyak lapangan perkerjaan dibandingkan dengan didesa.

Hal inilah yang menyebabkan penduduk kota identik dengan masyarakat urban. Banyaknya lapangan pekerjaan tentu membuat orang lebih sibuk dan mobile. Kesibukan dan pergerakan yang tinggi mempengaruhi pula bentuk bangunan dan  desain interior. Hidup aktif dan dinamis akhirnya menginspirasi para desainer menciptakan desain interior yang sesuai dengan gaya hidup mereka atau gaya hidup masyarakat urban. Muncullah desain interior gaya urban.

Apa ciri atau karakteristik desain interior gaya urban ( urban interior)?

  1. Desain ruangan dan furniture yang multifungsi.

Desain  ruangan yang bias digunakan untuk berbagai aktifitas, misalnya ruang tamu sekaligus ruang kerja. Model seperti ini adalah ciri khusus masyarakat urban yang aktif dan dinamis serta tidak lagi terkungkung oleh adat istiadat yang menghambat pekerjaan mereka.

Multifungsi urban interior

urban interior

  1. Material menggunakan bahan industry.

Material yang digunakan membuat perabot atau furniture desain gaya urban cenderung lebih banyak hasil industri modern. Material tidak menggunakan bahan klasik seperti kayu yang sekarang  sudah langka seperti kayu jati, kayu kamper dan kayu Kalimantan. Bahkan bahkan yang digunakan berupa bahan kayu olahan yang daya tahanya tidak lama.

  1. Filosofi tempat kerja sekaligus tempat tinggal.

Orang kota berbeda dengan orang yang tinggal dipedesaan. Banyak dari mereka menggunakan tempat tinggal mereka sebagai tempat kerja. Anda akan banyak menemui bengkel las, took, dan jasa servis produk elektronik yang ada dipinggir jalan juga merupakan tempat tinggal si pemilik usaha. Tidak jauh beda juga bagi kalangan kantoran yang menjadikan rumah mereka sebagai kantor.

  1. Solusi ruang sempit yang cerdas.

Keunggulan dari desain gaya urban adalah efektifitas ruang sangat diperhatikan. Ruang sempit bisa menjadi multifungsi. Contohnya; kalau desain rumah pada umumnya ruang makan dengan dapur itu berbeda, desain interior gaya urban tidak demikian. Dapur dengan konsep minibar adalah contoh pengaruh gaya urban didalam menata ruangan. Dapur dibuat dengan konsep minibar bisa menjadi solusi mengatasi ruang sempit yang menyatukan antara dapur dan ruang makan. Furniture yang digunakan juga harus multifungsi atau ramping sehingga ruangan masih terkesan luas.

 

  1. Kesan ruangan lebih luas dari yang sebenarnya.

Desain gaya urban cenderung membuat ruangan tampak lebih luas dengan adanya furniture yang serbaguna. Penggunaan bahan industri memudahkan para desainer dan konstruktor untuk mengaktualisasikan ide – ide mereka. Membuat interior rumah dengan gaya urban tidaklah sulit. Dengan desain sederhana menjadikan rumah terasa lebih luas dan juga proses pembuatanya tidak merepotkan karena bahan yang digunakan banyak tersedia dipasaran.

multifungsi furniture

urban furniture

urban interior desain

urban desain

funika

One thought on “Pengertian dan Contoh Desain Interior Gaya Urban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + seventeen =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>