Konsep Dapur Sebagai Tempat Bersosialisasi Dengan Model Mini Bar

Selama ini para arsitek masih menjadikan ruang keluarga sebagai tempat bersosialisasi. Konsep ini memang bagus namun merupakan konsep lama atau konsep secara umum. Meskipun anda membuat rumah tanpa memikirkan konsep ini, pada akhirnya biasanya membuat ruang keluarga atau living room mempunyai ukuran lebih besar dibanding ruangan lainya.

Dapur mini bar

Konsep ruangan untuk bersosialisasi biasanya tersedia bermacam fasilitas seperti TV set, sofa dan perabotan lainya. Namun pernahkan anda terpikirkan menjadikan dapur sebagai pusat sosialisasi dirumah anda. (Tertarik desain rumah islami?) Bagaimana konsepnya? Konsep yang paling mewakili adalah konsep mini bar.

Dengan menerapkan konsep mini bar , dapur menjadi terasa nyaman. Saya yakin anda juga akan betah duduk di dapur sambil menonton acara sepak bola, dan menikmati pisang goreng, dan duduk di kursi putar tinggi. Istri anda sebagai bartendernya yang sedang memasak hidangan Italy yang lezat. Sementara putra –putri anda duduk di sofa dan dimeja sambil mengerjakan PR dan mengomentari team kesayanganya.

mini cafe

Konsep dapur sebagai pusat sosialisasi akan memudahkan anda jika anda menjamu tamu lebih dari 5 orang (baca juga dapur dengan metal!). Jikalau mertua dan saudara ipar anda datang bersama anaknya, anda tidak perlu kawatir menyiapkan meja makan untuk menjamu mereka. Anda juga tidak perlu bolak –balik hanya karena ingin menonton TV di ruang tamu. Bukankah di dapur mini bar anda tersedia TV set? Itulah konsep dapur sebagai pusat sosialisasi. Anda punya ide lebih baik?

mini bar dapur

mini bar dapur kita

mini cafe dapur

 

 

 

 

 

 

 

funika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 1 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>